Senin, 16 Juli 2012

BADAI

Di tengah perjalanan ini, kala badai tengah mengguncang danau.
Di saat ombak yang mengombang-ambingkan kapal seakan hendak menelannya.
Setelah seluruh peralatan pengaman dipersiapkan, nahkoda itu terdiam.
Dalam keriuhan badai, dalam kesibukan awak kapal, dalam kejamnya ombak.
Dia terdiam, karena dia melihat ada Penguasa Laut di tengah badai.
Dia melihat ada Penguasa Hidup di tengah kebimbangan.
Dan DIA tidak diam, DIA tersenyum dan mengulurkan tangan-Nya.
Sambil berkata : "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?"
Lalu dihardik-Nya lah angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar